Media belajar Islam – Ahlus Sunnah Wal Jamaah – Sunni Salafiyah

Aqidah golongan yang selamat – al Firqah an-Najiyah

Katakanlah dengan Bangga: *“Ana Wahabi Why Not?”*

leave a comment »

Dulu semasa hidupnya Gus Dur pernah bilang bahwa kaum Wahabi adalah kaum yang minder, dan itu ternyata benar adanya. Karenaminder, mereka sekarang tidak berani berdialog tentang hal-hal kontroversial yang dibuatnya sendiri secara terbuka yang ditonton oleh banyak orang. Kalau terpaksa nekad, mereka akan jadi bahan tertawaan di forum-forum diskusi atau debat karena seringnya mereka terjebak oleh katan-kata dan pernyataannya sendiri. Hal ini bisa kita lihat dalam Debat Terbuka NU – Wahabi, anatara Wakil Wahabi Ustadz Muamal Hamdi berhadapan dengan anak-anak muda NU Jember. Sang Wakil Wahabi ketika itu membuat pernyataan yang sangat lucu khas Wahabi, yaitu dia bikin istilah “MUKMIN MUSYRIK”. Jelas ini ngawur tanpa landasan dalil apapun, baik dari Al Qur’an, Al Hadits, Al Atsar ataupun perkataan ulama. Akhirnya debat tersebut ditutup karena tidak layak dilanjutkan. Hal-hal jahil khas Wahabi ini juga bisa kita lihat dalam mudzakaroh antara Buya Yahya dengan seorang Profesor Wahabi di Cirebon. Profesor ini jugadi-KO oleh Buya Yahya ketika saling adu argumentasi persoalan Tawassul yang dianggap syirik oleh wahabi. Begitu juga ketika Buya Yahya meng-KO Ustadz Ahmad Thoharoh, ustadz Wahabi ini tidak berani lagi muncul untuk mudzakaroh sesi berikutnya di TV Cirebon.
Demikianlah terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu tentang KO-nya wakil-wakil Wahabi dalam ajang diskusi atau debat Terbuka. baik di Indonesia ataupun di luar negeri. Hal ini semakin membuat mereka minder dalam pergaulan sesama muslim di dunia. *Mereka semakin tidak PEDE menyandang sebutan Wahabi*, sehingga mereka mengucilkan diri dalam kelompok-kelompok kecil dan menghindari pergaulan sesama muslim. Itulah kenyataannya, baik Di Indonesia, Malaysia, Australia, Afganistan, Pakistan, dll, bahkan di Arab saudi sendiri.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Wahabi atau Wahhabi adalah satu nama dari sekian banyak nama bagi aliran yang didakwahkan oleh Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab. Beliaumelanjutkan pikiran-pikiran kontroversi IBNU TAYMIYYAH, bahkan dakwah Syaikh ini lebih kontroversi dari Ibnu Taymiyah. Gerakan Jihad pembaruan paham Ibnu Taymiyah inilah yang di namai dengan Wahabi sejak kemunculannya, karena di pimpin oleh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab.
*Akan tetapi oleh para Wahabi sekarangmencoba menghapus nama atau sebutan Wahabi dengan berbagai macam dalih*. konyolnya,
ada yang bilang Wahhabi atau Wahabi adalah fiktif karena mereka adalah SALAFI bukan Wahhabi.
Ada yang berdalih bahwa Wahabi hanyalah gelar yang di berikan oleh Inggris.
Ada yang berdalih bahwa Wahabi bukan aliran yang dibawa oleh Syaikh mereka Muhammad Ibnu Abdil Wahhab tetapi aliran yang di bawa oleh Abdul Wahhab Bin Abdirrahman Bin Rustum.
Bermacam dalih telah disampaikan untuk menghapus sebutan Wahabi dari ajaran mereka, agar orang awam tertipu dan percaya bahwa ajaran mereka benar-benar ajaran Al-Quran Hadits menurut pemahaman Para Salafus Sholeh. Maka tertipulah orang yang tertipu, dan semoga mereka kembali ke Ahlus Sunnah yang sebenarnya.

Ketika membaca artikel atau buku putih yang ditulis untuk membantah bahwa dakwah mereka bukan Wahabi tapi Salafi, sungguh kita dapat mengetahui *betapa takut dan khawatirnya mereka dengan nama tersebut. Tapi tidak pernah merasa takut dengan aqidah mereka yang telah jauh melenceng dari aqidahAhlus Sunnah*, apalagi jia ditimbang dengan aqidah para Sahabat dan Salafus Sholeh. Dan mereka tidak pernah merasa bersalah dengan dakwah mereka yang telah terang-terangan menjadi musuh Islam dari dalam, na’uzubillah. Semoga Allah menjaga semua keluarga Muslim dari fitnah sekte mereka.

Ketakutan mereka disebut Wahhabi disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:
– Karena sejarah kelam dakwah Syeikh merekayang di bantu oleh Dinasti King Sa’ud / Saudi.
– Karena telah ada fatwa-fatwa para Ulama Ahlus Sunnah terhadap paham Wahhabi yakni paham yang dibawa oleh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab.
– Karena sudah terdeteksi mereka ingin menipu orang awam dengan nama terkenal untuk paham yang baru, agar orang menyangka bahwa itu ajaran murni menurut Al-Quran Hadits.
– Karena kedok mereka telah terbongkardalam kitab para Ulama Ahlus Sunnah.
– Karena nama Wahabi / Wahhabi telah dikotori oleh para pendahulu mereka.
– Karena itulah mereka berusaha agar tetap aman walaupun sudah terdeteksi sebagai musuh Islam dari dalam.
– dan masih banyak lagi kemungkinan yang terselubung. *Terlepas dari siapa yang menamakan ajaran mereka itu dengan Wahhabi, dan kapan pertama kali muncul nama itu, harusnya yang mereka bela bukanlah hanya sebatas nama atau sebutan saja. Tapi ada yang lebih penting dari itu yakni Tauhid mereka yang jauh dari ajaran Rasulullah dan para Sahabatnya*. Fitnah mereka terhadap para Ulama Salaf, kontradiksi dalam ajaran mereka sendiri bahkan antara satu Syaikh dengan Syaikh yang lain, kesesatan dalam ajaran mereka sendiri, distorsi kitab-kitab para Ulama yang bertentangan dengan mereka, yang semuanya belum bisa mereka pertanggung-jawabkan kepada Ummat Islam sedunia. *Tidak ada gunanya buang waktu untuk melenyapkan nama Wahabi yang telah terkenal buat dakwah mereka sejak kemunculannya*. Bahkan para Syaikh mereka telah mengakui nama Wahabi tersebut walaupun itu dianggap hanya sebagai sebutan dari musuh mereka.
-FB Kang Rodii-

Written by SunniAswaja

July 22, 2016 at 3:57 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: