Media belajar Islam – Ahlus Sunnah Wal Jamaah – Sunni Salafiyah

Aqidah golongan yang selamat – al Firqah an-Najiyah

Menyambut Kedatangan Bulan Ramadhan

leave a comment »

Sahabat saudaraku fillah..Yang di Rahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.Waktu kian terus berjalan, tak terasa beberapa hari kedepan, kita semua kedatangan tamu agung,siap menyapa kita semua yaitu Bulan Ramadhan yang sangat sarat dengan amal shaleh, dan pahala yang berlimpah ,bulan dimana penuh keberkahan dan segala amalan yang kita laksanakan akan dilipatgandakan pahalanya.

Bulan yang agung yang sangat dirindukan, oleh semua umat Islam kehadiranya,karena di bulan ini terdapat suatu malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul Qadar. Allah Subhanahu wa Ta’ala melimpahkan pahala yang berlipat ganda untuk setiap amal shaleh yang kita kerjakan di bandingkan dengan bulan yang lain..

Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :

“Sesungguhnya KAMI menurunkan Al Quran pada Lailatul Qadar. Apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih Baik Nilainya dari Seribu Bulan” (QS Al Qadar : 1-3).

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda:

“Dari Sahal bin Sa’ad Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda “Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu yang dinamakan Rayyan; masuk dari pintu tersebut ahli shaum/puasa di hari kiamat, tidak ada yang masuk dari pintu itu selain ahli shaum, lalu diserukan “Manakah para ahli shaum?’, maka berdirilah para ahli shaum dan tak ada seorangpun yang masuk dari pintu itu kecuali mereka yang tergolong para ahli shaum, dan apabila mereka sudah masuk, maka pintu surga tersebut segera tertutup, dan tak ada satupun yang diperbolehkan masuk setelah mereka .”(H.R. Bukhari Muslim).

Dengan persiapan keimanan dan ketaqwaan saat ramadhan tiba, kita menyambutnya dengan penuh kegembiraan dengan melaksanakan shaum sebulan penuh, tentunya mengisinya dengan berbagai ladang amal shaleh, tarawih,qiyamul lail,memperbanyak sedekah, tadarus Al Quran dan memohon Ampunan karena di bulan ini adalah bulan penuh magfirah dan ampunan, demikian juga meperbanyak berdoa yang mana merupakan saat-saat paling tepat (mustajab) terkabulnya doa-doa kita.

Ramadhan juga sering disebut bulan taubat penuh ampunan, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengilhami manusia jalan yang baik dan buruk, tidak jarang dalam perjalanan hidup seorang manusia terjatuh dan tergelincir melakukan perbuatan dosa dan kemaksiatan,baik yang berhubungan langsung dengan Allah Subhanahu wa Tala’a seperti melalaikan shalat,enggan berzakat,demikian juga dosa yang berhubungan langsung dengan sesama manusia,

Oleh karena itu di bulan yang penuh ampunan ini dengan tekad kuat meninggalkan dosa dan kebiasaan-kebiasan buruk, bertaubat secara benar dari segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :

“Dan Bertaubatlah kamu sekalian kepada ALLAH, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” (Q.S. An Nur : 31)

Bulan ramadhan adalah bulan Al Quran, karena Al Quran pertama kali turun ke bumi tepat pada tanggal 17 ramadhan yang biasa diperingati sebagai Nuzulul Qur’an. Disamping amal-amal shaleh yang lain, yang dianjurkan dilakukan pada bulan ramdhan adalah tadarus Al Quran dengan membaca, menelaah,merenungi kandungan hikmah yang termuat di dalam Al Quran tersebut.

Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :

“Bulan Ramadhan, itulah bulan yang di dalamnya Al-Quran diturunkan, sebagai petunjuk (bagi manusia), dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan sebagai pembeda antara haq dan bathil…..” (QS Al-Baqarah 185).

Makna dari ayat diatas adalah Al Quran merupakan petunjuk bagi umat manusia ,menuntun dan mengantarkan untuk meraih kesempurnaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, pembeda mana yang haq dan mana yang bathil,memberikan penjelasan tentang mana yang halal dan mana yang haram, juga tentang berbagai hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Diantara amal shaleh yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan ramdahan adalah tadarus Al Quran, yang berarti disamping membacanya juga menelaah, merenungi setiap ayat-ayat yang terkandung dalam wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala, Al Quran disebut sebagai “Ma’dubatullah” (Hidangan Allah Subhanahu wa Ta’ala), yaitu merupakan suatu hidangan yang tidak pernah membosankan, semakin dinikmati,semakin bertambah pula nikmatnya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda:

“Sesungguhnya Al Quran itu adalah hidangan Allah,maka kalian terimalah hidangan-Nya itu semampu kalian.” (H.R. Hakim).
Maka seyogiyanya kita mencitai Al Quran, dengan demikian akan menumbuhkan cinta untuk membacanya, mempelajarinya,menghapalkannya,mamahami, mengajarkannya dan terlebih mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menganjurkan kita semua umatnya, untuk senantiasa tadarus Al Quran karena banyak keutamaan dalam tadarus Al Quran,yaitu :

1.Menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Al Quran mengandung mukjizat sebagai obat untuk menghalau dan menanggulangi penyakit-penyakit kejiwaaan,penyakit hati,dan penenang bagi siapa yang ditimpa kecemasan, dan dibayang-bayangi oleh pikiran buruk.

Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman :

‘Dan telah kami Jadikan sebagian dari Al Quran sebagai obat (syifa) dan rahmat (kebaikan, kasih sayang) bagi orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al Isra : 82)

“ Hai Manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran (mauizhoh) dari Rabb-Mu dan penyembuh (syifa) bagi penyakit-penyakit yang berada) dalam dada dan petunjuk (huda) serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS.Yunus : 57 ).

“Katakanlah Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.“ (QS. Fhusilat : 44).

2.Memperoleh kebaikan berlipat ganda

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al Quran),maka baginya satu kebaikan,dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf,Lam satu huruf, dan Mim satu huruf,” (H.R.At Tirmidzi)

3.Memberi Syafaat di hari kiamat

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda

‘Bacalah olehmu Al Quran karena sesungguhnya Al Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syaat bagi pembacanya”.(H.R. Muslim).

4.Menjadi Sebaik-baiknya manusia

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :

“Sebaik-baik kamu sekalian adalah yang mempelajari Al Quran dan Mengajarkannya.”(H.R. Bukhari)

5. Dikumpulkan di surga bersama para Malaikat

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :

“Orang yang mahir membaca Al Quran kelak (mendapat tempat di surga) bersama para para Malaikat yang mulia lagi taat.Sementara orang kesulitan dan berat jika membaca Al Quran , maka ia mendapatkan dua pahala.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

6. Menjadi Pembeda

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda :

“Perumpamaan orang mukmin yang suka membaca Al Quran seperti buah kurma yang tidak berbau,tetapi rasanya manis,Perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Quran seperti buah handhalah yang tidak ada baunya dan rasanya pahit.”(H.R. Bukhari dan Muslim).

Dengan memahami maksud ayat dan hadits diatas,dapat dikatakan bahwa dengan membaca, tadarus Al Quran merupakan amalan yang mulia yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu Alahi wa Sallam,terlebih disaat bulan ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya,dan bahkan hanya mendengarkannya pun kita akan mendapatkan rahmat dan kasih sayang dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jika kita membaca Al Quran di setiap saat akan terasa ketenangan dan jauh dari kecemasan yang beragam, Karena semakin banyak kita membaca Al Quran akan semakin terasa ketenangan dalam jiwa . Untuk itu kita sambut bulan ramadhan dengan penuh amal shaleh yang mulia, dan tidak terlewatkan dengan tadarus Al Quran.

Sahabat saudaraku fillah yang di Rahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, Mudah-mudahan manfaat buat kita semua sebagai Renungan,menyambut kedatangan bulan ramadhan 1433.H.dengan menggiatkan amal shaleh..

Yang benar haq semua datang-Nya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,Yang kurang dan khilaf mohon sangat dimaafkan ’’Akhirul qalam “Wa tawasau bi al-haq Watawa saubil shabr “.Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala . senantiasa menunjukkan kita pada sesuatu yang di Ridhai dan di Cintai-Nya..Aamiin Allahuma AAmiin.

Oleh : https://www.facebook.com/pages/Menata-Akhlaq-Menuju-Ridha-dan-Cinta-NYA-II/

Written by SunniAswaja

July 17, 2012 at 1:35 pm

Posted in Ramadhan, Tausiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: